DARI BATU AJAIB PONARI, SAMPAI BERINGIN MENANGIS
Maret 14, 2009
Akhir-akhir ini banyak beredar berita di masyarakat mengenai keajaiban benda-benda yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Berita yang paling fenomenal adanya batu ajaib PONARI (9) yang juga diyakini dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Pasien dukun cilik ini lumayan membludak sampai Polisi mengamankan rumah milik dukun cilik tersebut. Hal ini membuat keluarga Ponari yang tadinya ekonominya kekurangan menjadi kaya mendadak. Cerita Ponari ini membuat beberapa orang terinspirasi dan ingin mengikuti jejak Ponari dengan mengaku menemukan batu ajaib supaya bisa mendapatkan uang dengan mudah. Di bawah ini adalah beberapa Nama DUKUN DADAKAN setelah menemukan batu ajaib :
Penemuan batu ajaib Ponari ini juga diikuti oleh Dewi Sulistyowati (12) Dewi menemukan batu di pelataran rumahnya, Kamis (12/2) lalu, bersamaan dengan hujan lebat dan sambaran petir. “Saat itu dia melihat batu kecil berwarna coklat itu mendadak berubah seperti manusia yang berguling-guling di air. Batu itu selanjutnya diambil dan disimpan,” kata Sumiran warga Dusun Pakel, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang. Setelah itu, Dewi bermimpi, batu itu bicara dan ingin ikut Dewi. Ny Simpen (45) adik sepupu Slamet, mengungkapkan, batu itu bentuknya kecil berwarna coklat dan permukaannya halus. “Dengan batu itu, Dewi berhasil menyembuhkan beberapa tetangga dan keluarganya. Salah seorang yang mengaku berhasil disembuhkan batu ajaib itu adalah Sukimah (70) warga dusun setempat. Musarofah, anak Sakimah, ditemui Surya membenarkan ibunya yang sebelumnya selama 15 hari tidak bisa jalan setelah terpeleset jatuh di kamar mandi, sekarang sudah bisa jalan, meskipun masih tertatih-tatih.
Siti Nurahmah, 35, penemu batu yang bisa menangis, di Perumahan Tambakrejo, Jombang, Jawa Timur ini juga banyak didatangi warga, cerita ini gak jauh beda dengan kisah Ponari dan Dewi Setelah mendengar hebohnya dukun imut asal Jombang Ponari (9) yang memiliki batu sakti. Hanya saja, ibu dari tiga anak ini belum mau memberikan pengobatan. Sebab menurut Siti, batu yang minta disebut batu ‘balung putri’ itu minta dimadikan dengan kembang tujuh rupa dan dibelikan handuk baru. Sementara Siti memandikan batu temuannya, sekitar 50 orang yang umumnya ibu-ibu mengantre di luar. Begitu perempuan berkaca mata minus itu keluar dari rumahnya, para pengunjung langsung menyerbu. Mereka meminta agar Siti bersedia mencelupkan batu yang ia temukan ke air yang mereka bawa.
Ahmad Ikhsanudin (32) alias Cak Mad asal Banyuwangi teringat dengan batu petir yang ditemukannya sekitar 19 tahun yang lalu. Kini batu petir Ahmad mulai laris didatangi sejumlah pasien. Sekitar 20 pasien mulai mendatangi rumah Cak Mad di RT 2 RW 1, Desa Kebondalem Gumuk Bagu, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jatim, Senin (16/2). Mereka mencari kesembuhan dari penyakit melalui pengobatan alternatif metode batu petir. Cak Mad tampak mengucapkan doa sambil mencelupkan keris kecil sebentar, lalu merendam batu petir ke dalam air, dan air rendaman pun dimasukkan ke dalam botol.
Dan yang masih anget-angetnya adalah BERINGIN MENANGIS, pohon beringin yang terletak di Tamansari, Jakarta Barat ini diyakini oleh warga sekitar dapat berkhasiat mengobati berbagai macam penyakit dengan tetesan dari air beringin tersebut. Untuk menghindari kemusyrikan sang pemilik menebang pohon beringin menangis tersebut, warga yang mempercayai khasiat air dari beringin menangis tersebut menyesalkan tindakan pemilik pohon tersebut. Dari kesaksian warga pohon beringin tersebut sering merintih apabila di malam hari, suara itu diyakini warga rintihan dari penunggu pohon. Ihhh serem air mata hantu doonk berarti !! (Pemilik pohon ini menurut saya kurang kreatif, tidak seperti Ponari dkk. yang mengkomersilkan keajaibannya. Coba saja kalo misalnya dia (pemilik pohon) menarik tarif apabila ada orang yang ingin mengambil air beringin menangis, khan lumayan sehari bisa ada pemasukan lumayan laah buat beli rokok atau buat beli bumbu masak … hiks hiks )
Saya jadi bingung ?? semakin majunya ilmu kedokteran kok masih banyak aja orang-orang seperti itu. Saya jadi inget masa kecil saya dulu kalo saya sakit panas biasanya SIMBOK (Emak boso jowo) saya nggak bawa saya ke dokter atau rumah sakit (maklum kampungku dulu belom ada rumahsakit) tapi simbok panggil orang pinter untuk datang ke rumah. Sesampainya di rumahku gak taunya aku di sembur pake ludahnya mbah dukun iiihhhh (kalo misalnya sekarang dia berani nyemprot pake ludahnya tak sobek-sobek mulute mbah dukun itu. Sayang aja dulu masih kecil belom tau …..).
Apakah ini dikarenakan mahalnya biaya berobat medis membuat masyarakat memilih jalan yang murah untuk berobat, salah satunya dengan jalan berobat ke DUKUN, dengan modal batu aja bisa nyembuhin berbagai penyakit, kasian doonk nasib dokter spesialist yang udah sekolah bertahun-tahun pasiennya jadi belok ke Ponari dan Pohon Beringin. Bisa-bisa modal sekolah kedokterannya gak balik modal he he he ….
Apa mungkin karena kurangya Iman seseorang menjadikan mereka percaya pada benda-benda gaib.. ini sangat dekat dengan syirik..
Yaaah inilah potret bangsa Indonesia yang tidak bisa lepas dari unsur-unsur klenik, Kita nikmatin saja, ada berita apalagi selanjutnya ???
Entry Filed under: Uncategorized. .
32 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed





1.
mahardhika | Maret 14, 2009 at 12:11 pm
he he he …. indonesia-indonesia tidak pernah lepas dari hal2 mistis, salut bwat semua…… krn dijaman modern ini indonesia ternyata masi terbelakang,
2.
ILYAS ASIA | Maret 15, 2009 at 9:58 am
lets
wash our believing
3.
achoey | Maret 15, 2009 at 12:31 pm
hehe
aya aya wae nya
4.
tukangobatbersahaja | Maret 16, 2009 at 5:12 am
percaya ga percaya…
kalo saya ga percaya
kalo percaya ya silahkan saja
5.
nanzzzcy | Maret 16, 2009 at 5:31 am
ckckck.. say juga ikutan heran nih.. :p
hari giniiiii… msh percaya gituan??? *mengelus dada*
6.
andioka | Maret 16, 2009 at 10:09 am
Mas gon .., betul?….keadaan ini memang nyata bukan rekayasa,- para pemimpin negeri kita sibuk ga keruan,- so ,ini bukti pemimpin negeri ini belum memberi sara nyaman buat kita(rakyat) ini harusnya menjadi tanggungjawab mereka….!
7.
Bagong | Maret 16, 2009 at 12:08 pm
Dukun kreatif.
Hidup mbah Dukun!!! eh… Nak Dukun!!!
8.
dieyna | Maret 16, 2009 at 4:50 pm
faktor sugesti kayaknya yang jadi penyembuh mereka
9.
Aa' | Maret 17, 2009 at 9:26 am
lebih condong ke arah kemusyrikan..tapi mereka gak sadar..
10.
risdania | Maret 17, 2009 at 10:07 am
huhuhu…aq juga lagi pengen batu ney..tapi batu berlian.. ^^
11.
nenyok | Maret 17, 2009 at 12:01 pm
Salam
heh yang percaya kek gitu ibarat manusia2 mendua, sisi lain menggunakan teknologi dalam setiap detail hidupnya dan satu sisinya malah sangat tidak rasional
12.
kucingkeren | Maret 18, 2009 at 4:31 am
ada-ada aja……… pa kbr Ces…
13.
life choice | Maret 18, 2009 at 4:39 am
bener kata bagong..
sekarang udah ga jaman mbah dukun, jamannya nak dukun, huehehe..
*mampir*
14.
Rita | Maret 18, 2009 at 12:04 pm
Iya bingung aja liat orang2 yg antusias ngantri demi sebuah batu…
15.
rahmawati | Maret 18, 2009 at 12:18 pm
sekarang trend memang sudah berubah; dari teh celup jadi batu celup
16.
yella | Maret 18, 2009 at 1:55 pm
waaa saya nda ngikuti berita nih
17.
hidayanti | Maret 18, 2009 at 6:07 pm
hmmm NO COMENT…
18.
dindacute | Maret 19, 2009 at 12:37 am
mow cari duwit banyak dan cepet gag harus repot, ke laut ajahhhhh!!!!!
hari gini mesti ada pengorbanan kalo mow dapet something
19.
Bambang | Maret 19, 2009 at 3:26 am
Prihatin sama warga bangsa ini yg masih percaya dengan hal2 yg berbau mistis…..
Itu bisa membuat orang menjadi syirik……..
Percaya dengan yg lain…. selain Allah SWT
Kan sama aja percaya dengan berhala ( Batu yg dipegang oleh PONARI)
Heran….heran…..euy
20.
ubadbmarko | Maret 19, 2009 at 4:17 am
Sekarang ga usah susah-susah ngantri, karena air ajaib itu sudah dikemas dan di buat masal, malah diexport segala dengan merk dagang PONARI SWEAT.
21.
Rita | Maret 19, 2009 at 4:37 am
harapan kita agar mereka yg terbius dgn keajaiban batu, pohon atau apalah segera bangun dari tidurnya, sadar bahwa bagaimana mungkin sebuah batu dapat menyembuhkan atu meiliki kesaktian (mengarah ke musryk)….
22.
syelviapoe3 | Maret 22, 2009 at 12:30 am
Semakin banyak saja hal yang aneh..
Jangan sampai terjerumus ke syirik…!
23.
nono | Maret 23, 2009 at 2:03 am
itulah fenomena…
24.
Indah rephi | Maret 24, 2009 at 8:28 am
orang indonesia itu aneh wahahaha.. untung saya orang indonesia .. *lah??*
25.
DIAJENG | Maret 25, 2009 at 10:47 am
Ponari masih tenar aja
26.
rivafauziah | Maret 25, 2009 at 11:06 am
bikin saja yang aneh2.. kalo mau dpt duit.. orang2 sdh pd keblinger…
27.
achoey | Maret 25, 2009 at 4:23 pm
update lg donk
28.
daniel | Maret 26, 2009 at 3:08 am
so sweet…….
he,he..
oh,
ya kata org tua TAK KENAL MAKA TAKSAYANG.
siapa disana???
29.
Nin | Maret 26, 2009 at 1:57 pm
Hehe…
Dinikmati ya?
30.
tukyman | Maret 27, 2009 at 7:40 am
sekedar berbagi cerita
sudah lama aku tak berkunjung ke kaplingan anda
salm dari sesama blogger
31.
carra | Maret 27, 2009 at 7:55 am
hayah…
saya sih cuma ketawa aja sih kalo denger brita2 yang kae ginian…
32.
cantigi | April 1, 2009 at 3:48 am
bener mas, akumulasi kepedihan hidup bisa membuat orang jadi musyrik. bahkan kehilangan logika ya.. ^_^